Hanya Ingin

Audio clip: Adobe Flash Player (version 9 or above) is required to play this audio clip. Download the latest version here. You also need to have JavaScript enabled in your browser.

Download: Harry Hapsoro - Hanya Ingin

Ini adalah satu dari sangat sedikit lagu saya yang saya dapatkan dari langit. Saya tidak melakukan apa-apa, saya cuma tidur dan begitu bangun, dikepala saya sudah ada susunan nada dan lirik untuk bagian awal chorus lagu ini.

Meski mendapatkan dengan mudah, saya cukup kesulitan untuk menyelesaikannya, dan apa yang Anda dengar ini, satu bagian chorus saja, adalah apa yang bisa saya lakukan untuk menyelesaikannya sejauh ini.

Seluruh proses pembuatan musik dan perekaman vokalnya saya lakukan di netbook Dell Mini 10v yang saya install Mac OS X dan Cubase AI 4 dengan sound library dari Colossus yang dibaca dengan Kontakt. Tanpa menggunakan alat tambahan kecuali headphone. Ya, saya merekam vokalnya dengan built-in mic yang ada disamping webcam itu.

Saya membeli netbook ini untuk keponakan saya, Tika, sebagai hadiah juara kelas. Tapi karena dia minta pengirimannya diundur hingga selesai ujian, takut mengganggu belajar katanya, jadi deh saya punya waktu leluasa untuk melakukan eksperimen.

Instalasi Mac OS di hardware PC biasa ini (atau biasa disebut dengan hackintosh) memang sudah saya rencanakan sebelumnya, tapi mencoba aplikasi audio di laptop mungil dengan prosesor Intel Atom dan memori yang cuma 1GB ini adalah sesuatu diluar rencana awal.

Saya tidak terlalu kaget dengan lebih stabil dan ringannya Mac OS dibanding Windows, sebab instalasi ini bukan yang pertama buat saya. Bukan sebuah kejutan jika setelah “menjadi Mac”, saya bisa lebih leluasa menjalankan beberapa aplikasi tanpa terasa berat; misalnya mengaktifkan browser, YM dan memutar video mp4 sekaligus. Bandingkan dengan saat masih dilingkungan OS Windows 7 Starter bawaannya; hanya dengan membuka satu file video (yang ironisnya itu bawaan OS-nya), si mungil ini sudah tidak bisa membuka software lain sebab mulai patah-patah dan terasa berat.
Bukan sebuah kejutan, sebab semua sistem yang saya install Mac, hasilnya selalu lebih stabil dan ringan.

Satu yang mengejutkan saya adalah saat saya mencoba merekam suara saya. Tanpa merubah setting apapun, saya bisa memonitor suara saya tanpa latency dengan soundcard onboard, sesuatu yang selalu menjadi masalah di Windows, versi manapun, dengan bantuan ASIO4All sekalipun.

"I was wrong the other day, sorry.."

Hasilnya adalah lagu ini, tentu Anda bisa membuat lagu yang jauh lebih bagus dengan alat yang sama. Dengan Colossus, kita juga bisa menambahkan suara instrumen apa saja, asal netbooknya belum minta ampun (lagu yang Anda dengar ini memiliki 5 trek instrumen dan 1 trek vokal, dan masih melenggang dengan mulus, masih mungkin ditambahi lagi).

Tentu kita tidak bisa memperlakukan netbook ini seperti sebuah desktop PC yang memiliki prosesor dan memori berlimpah, kita juga tidak bisa berharap suara yang kita rekam menggunakan built-in mic ini sekelas dengan hasil rekaman di sebuah studio rekaman profesional (menambahkan USB mic seharga 1 jutaan seperti Blue Snowball pasti akan sangat meningkatkan kualitasnya), tapi sebagai alat portable untuk mengkonsep lagu dan aransemen, netbook ini sudah lebih dari cukup. Tentu dengan masih memiliki fungsi awalnya sebagai netbook; internet dan ketik-mengetik.

Oya, ini liriknya:

Aku hanya ingin memelukmu sehangat-hangatnya
Hingga kau tertidur
Ingin hitung nafasmu hingga kau terbangun
Untuk kukecup

Note:
Saya ngikutin guide ini untuk nginstall, minus bagian dual boot-nya, plus beberapa sumber lain untuk beresin masalah-masalah kecil seperti masalah “hibernate image”.

This entry was posted in Making Music, Music, Music 2.0, Xtras. Bookmark the permalink.

20 Responses to Hanya Ingin

  1. ratna says:

    bagus lagunya, juga liriknya..coba dilanjut deh biar full gitu.. :-)

    • theBIJE says:

      Thanks Rat, ternyata semalem lo langsung nulis komen disini ya?

      Gue akan lanjutin, tapi idealnya sih ada anak itu disamping gue :d

  2. Supray Debray Lebay says:

    Hehehehehe…
    Aku jadi inget pas mati lampu…
    Mas BIJE nyanyiin lagu ini…
    aku tungggu nada lirik lanjutannya…
    :-D

  3. Mas Bije,

    Kalau Linux sama ringannya sama Mac atau berat seperti Windows ya? Gue juga rencananya mau beli Netbook, tapi OS-nya pakai Linux.

    Thanks, and keep the music going!

    P.S: Ngga pernah ketemu lagi, jadi ngga pernah ngobrol tentang “Open Music” lagi deh :-)

    • theBIJE says:

      Thanks for stopping by, Endy.

      Sejauh yang aku pernah coba, Linux lebih ringan dibanding dua OS itu, tapi jika netbook itu juga akan digunakan sebagai alat perekam konsep musik kita misalnya, aku gak nyaranin. Beberapa aplikasi audio di Linux yang pernah aku coba, rata-rata masih terkesan hobbyist-made, bahkan beberapa masih bersuasana 90-an, baik secara fungsi maupun user interface (inget FruityLoops generasi awal dan Soundfont?)

      Kalo cuma dipake untuk internet-related apps dan ngetik sih, netbook Linux aku rasa pilihan yang bagus, aku dengar banyak distro yang diremix khusus untuk keperluan itu. Tapi jika plus light music creating app, pilihan terbaiknya, menurutku, tetep Mac, cuma memang perlu ngulik untuk menginstallnya.

      Iya ya, lama kita gak ketemu. Mungkin kapan-kapan gue main ke studio.

      Keep the music going!

  4. Hehehehehe…
    aku lage bikin yang Judulnya ” Tak Tau Yang Kumau & Jatuh ”
    Tapi baru Tax na doanks…. :-D

  5. supray debray lebay says:

    ni bro yg judulnya tak tau yg kumau
    :-D
    jika g cocok bisa aku delet koks….

    • theBIJE says:

      Thanks banget Bro.

      Aku suka gambar-gambar yang kamu pilih dibagian “Ada semacam sihir yang menguasaiku dan membawaku kearahmu”, asik.

  6. Supray Debray Lebay says:

    :-D ne yang judulnya JATUH

  7. reksy says:

    kini aku pergi dan ku bakar jembatan yang ku lewati,,,,,

  8. What happened to your website? Tiba-tiba diserang demam Kubricks Theme begini. Oh, emang sengaja ya? Biar terkesan “minimalis”?

    He he, peace Mas :-)

  9. Supray Debray Lebay says:

    Broooo
    apa kabar neeee…
    lama dah ga jumpa kayanya neee….

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>