Google nggak punya penghapus.
Google adalah Candid Camera besar untuk kehidupan online kita.
Google is a BIG Internet Candid Camera
Video Bagus Banget dari Playing for Change
Gila, ini keren banget… Videonya, musiknya, gerakannya..
Sebaiknya Anda nonton ini saat sendirian, atau seseorang akan melihat airmata. Saya sudah bilangin ya..
Saya ingat beberapa tahun yang lalu Ricky, seorang teman dari sebuah PH, pernah mengajak saya untuk membuat film dokumenter tentang musik etnis.
Jadi semangat lagi, barusan saya menghubunginya. Saya tertarik membuat video semacam ini untuk anak-anak jalanan, mau gabung?
Update 15 Mei 2009:
Malem ini saya chat sama temen saya itu, baru tau kalo Gigi pernah melakukannya. Saya dulu memang sempat dengar tentang festival bawain lagu Gigi dari sekelompok anak jalanan, tapi saya baru tau kalo ternyata juga berujung rekaman.
Well, saya tetep akan maju. Saya pengen sesuatu yang lebih untuk mereka..
FloorPlanner.com – Merancang Rumah Gratis
Sekarang ini saya hampir tidak pernah menggunakan Microsoft Office lagi, untuk urusan ketik-mengetik dan excel-mengexcel saya sudah menggunakan Google Docs.
Karena memang jauh dari dunia perkantoran, buat saya Google Docs sudah memiliki semua fitur yang saya perlukan dari sebuah aplikasi office. Tapi sayangnya mereka belum menyediakan layanan semacam Microsoft Visio jika saya ingin menggambar denah rumah atau semacamnya.
Ada beberapa layanan online untuk keperluan itu, misalnya Gliffy, Project Draw dan FloorPlanner.
Saya langsung berhenti mencoba dua nama yang saya sebut pertama begitu tau keduanya tidak memiliki fitur “auto-pasang” jika kita mau masang pintu atau jendela pada sebuah dinding. Kita harus manual ngepasin pintu dan jendela ke dinding, tidak cukup dengan drag and drop.
Selain itu, tampilan keduanya juga lawas, malah yang Project Draw cenderung berkesan horror.
Berbeda dengan Gliffy dan Project Draw, FloorPlanner membuat saya nyaman menggunakannya, layanan berbasis Flash yang dikembangkan oleh sebuah perusahaan dari Belanda ini juga memiliki tampilan yang modern dan relatif lebih ramah-mata.
Selain auto-pasang, jika kita klik pintu kita, kita juga akan memiliki pilihan untuk menentukan lebar pintu, arah bukaan daun pintu (masuk atau keluar sebuah ruangan) dan letak engsel (kiri atau kanan).

FloorPlanner Standard Door
Cukup mudah menggunakannya, dalam 15 menit pertama saya sudah asik merancang, dan bukan masih sibuk mencari tau tombol ini fungsinya apa misalnya.
Berikut ini hasil awur-awuran saya:
Hebatnya lagi, apa yang kita gambar di FloorPlanner secara 2 dimensi, akan otomatis tersedia versi 3D-nya:

FloorPlanner 3D
Belum sempurna memang, saya mengalami kesulitan untuk mengendalikan mouse saat ingin melihat rancangan rumah saya dari posisi duduk di sofa misalnya.
Tapi untuk sebuah layanan gratis (mereka juga menyediakan account berbayar dengan harga mulai $ 27,5 per bulan), saya rasa ini sudah sangat hebat. Bahkan beberapa fiturnya, misalnya 3D, tidak saya temukan di Visio. Jadi buat saya untuk keperluan merancang rumah, peran Visio-pun sudah tergantikan. Sorry Bill..
Update:
Barusan saya nyobain account Pro yang gratis selama satu bulan. Semua berfungsi penuh; bisa mendesain hingga 20 plans, bisa export sebagai JPG atau PNG hingga resolusi maksimum 2800 x 2100px!
Ini hasil dari fitur “Export Image” yang tidak saya dapatkan di free account (di screenshoot awur-awuran itu saya menggunakan aplikasi screen capture):
Chris “The Glove” Taylor feat. Ice T – Reckless
Bukan mau ikut-ikutan Eminem jika saya bilang bahwa lagu “Reckless” dari Chris “The Glove” Taylor featuring Ice T ini adalah lagu hip-hop favorit saya waktu kecil.
Lagu ini selalu ngingetin saya pada jamannya breakdance di pertengahan tahun 80-an dulu (= sama gang breakdance nenteng Mini Compo kemana-mana
).
Sangat dominan suara drum machine di lagu ini, sound yang sekarang sudah sangat mudah didapat dari software macem ReBirth, FruityLoops atau VSTi-VSTi. Saya nggak yakin alat apa yang digunakan untuk rekaman lagu ini, yang pasti mereka menggunakan hardware, saya rasa Roland TR-808 atau semacam itu.
Dengan temen breakdance itu akhirnya saya bikin band, nggak bawain lagu ini sih, tapi sering nyanyi sendiri dengan lirik ngasal sekedengerannya; “What a funny time, a DJ test..”
Mengatasi Masalah Ngrekam MIDI yang Telat
- Jatuh
- I Like It Like That
- Laba-laba
- Only 4 U
- Superman
- Why Should I
- Tak Tau Yang Kumau
- Thruwitu
- Accept and Hurt (Acoustic)
- Come to Stay
- RIP
- Damn
- Aku Pergi
- Bukan Video Game
- Sesuatu Tentangmu
- Hanya Ingin
- Sesuatu Tentangmu (Video by Supray Debray Lebay)
- Aku Pergi (Video dari Supray Debray Lebay)
- Supergroove – Sitting Inside My Head
- Berkumurlah Dahulu Sebelum Panggil Ambulan
- Myna – Nuendo di Browser Kamu
- Ninaboboin Baby a la Geek
- PreSonus Studio One, a Test Drive
- Ipang Vs Bije
- Selamat Jalan, Nicko Nigger..
- Google is a BIG Internet Candid Camera
-
- theBIJE: Lewat preamp gak sebelum masuk soundcard? Kalo nggak, saat level inputnya dinaikkin untuk dapetin signal...
- benkz: mas mau tanya…. saya record pake adobe audition 1.5 waktu take vokal ko noise ya mas?? mic ya apa adanya...
- theBIJE: Wokey, ditunggu uploadnya!
- theBIJE: Thanks infonya Aso. Kita semua berduka untuk Nicko.
- aso pomad: Nico di makamkan 1 liang dgn papanya bpk fx sutopo di pemakaman utoroloyo pingit yogya.aso

















