Kita tau hampir semua songwriter selalu memikirkan rima/rhyme saat menulis lirik. Software McGill English Dictionary of Rhyme buatan Bryant H. McGill ini akan sangat nolong untuk keperluan itu.
Software ini sudah keluar dua versi, saya sendiri lebih nyaman dengan yang pertama sebab saya hanya menggunakan fitur rhyme search-nya saja.
Sayangnya nggak ada pilihan untuk masukin kata baru jadi kita nggak bisa nambahin kata-kata dalam Bahasa Indonesia, atau mungkin ada temen yang bisa bikin software dan tertarik untuk membuat software semacam ini?
1. Ekstrak file instalasi WordPress yang Anda bisa didownload dari sini, copy semua isi folder wordpress yang ada didalam folder wordpress-2.3.1 (angka 2.3.1 ini bisa berubah tergantung versi WordPress kita) ke folder htdocs didalam folder XAMPP hingga akan tampak seperti ini:
Akan muncul peringatan tentang overwrite index.html, cuek aja, pilih OK.
2. Buka dengan Notepad file wp-config-sample.php yang ada di X:\xampp\htdocs (dimana X adalah drive letter dimana Anda menginstal XAMPP).
Isikan nama database, username dan password yang Anda buat di kegelapan tadi, lalu rubah namanya dengan cara Save As menjadi wp-config.php (pastikan pilih all files di pilihan Save as type).
3. Di Firefox ketik http://localhost/ dan press enter. Akan muncul ini:
Tulis nama blog Anda, ini bisa di-rename lagi nantinya, nama email juga bisa ngawur sebab ini cuma untuk offline editing. Tapi daripada nanti pas online jadi ikutan ngawur, mending isikan alamat email yang valid.
Klik Install WordPress.
4. WordPress yang cantik itu telah berhasil Anda install, dan otomatis dia akan memberi nama baru untuk Anda; admin. Ingat nama baru Anda, catat dan copy temporary passwordnya, lalu klik log in.
5. Isikan Username dan Password yang barusan Anda copy, lalu klik login.
6. Anda berhasil masuk ke Control Panel WordPress yang punya istilah keren; Dashboard.
Saatnya pesta, sekarang Anda sudah bisa melakukan offline editing atas posting, tampilan dan segala macem keinginan terpendam Anda. Selamat!
Saat pesan keberhasilan instalasi XAMPP muncul, disaat yang bersamaan Anda akan mendapati sidebar berwarna orange ini di sebelah kiri.
1. Pilih phpMyAdmin dibawah kategori Tools, akan muncul halaman ini:
Ok, ada juga disebelah kiri seperti ini;
2. Tapi kita konsentrasi dulu ke yang sebelah kanan. Fokus ke area Create new database, isi dengan nama database yang akan kita bikin. Saya memilih nama database “wordpress” agar mudah diingat. Lalu klik Create.
3. Klik icon home untuk kembali ke halaman awal phpMyAdmin dan pilih Privileges, klik Add a new user.
4. Isi nama user, Anda boleh isi nama apa saja tapi kalo saya saya pilih wordpress juga. Pilih “local” untuk hostnya dan otomatis akan muncul tulisan “localhost” disebelah kanannya. Isi password, isi password sekali lagi. Catat password ke kertas atau HP. Scroll kebawah dan tekan “Go”.
Akan muncul pesan “You have added a new user”.
5. Scroll kebawah dan fokus ke area Database-specific privileges. Pilih “wordpress” dari drop-down menu di sebelah tulisan “User text field”, otomatis akan membawa Anda ke halaman baru.
6. Pilih “Check all” dan tekan “Go”.
Selesai, selamat sekali lagi Anda telah melewati kekeramatan phpMyAdmin, Apache dan MySQL database sekaligus. Habis ini kita nyaris nggak akan berhubungan dengan kegelapan ini lagi, dan lihat itu didepan.. udah ditunggu WordPress yang Cantik.
Untuk keperluan offline editing yang saya sebutkan di Cara Mudah Bikin Website untuk Musisi, hal pertama yang perlu kita install adalah XAMPP. Berikut ini langkah per langkahnya;
1. Extract file instalasi XAMPP yang bisa Anda download dari sini di root directory sebuah partisi. Misalnya X:\xampp dimana X adalah drive letter harddisk di PC Anda.
2. Double-klik xampp-control.exe.
3. Tekan dua tombol start teratas.
4. Tergantung versi Service Pack Anda, akan muncul tampilan semacam ini, klik Configure.
5. Beri tanda centang pada Apache HTTP Server dan mysqld (jumlah pilihan saya untuk masing-masing aplikasi ini ada tiga sebab saya install XAMPP di tiga partisi).
Akan aktif dua tanda running di XAMPP Control Panel.
6. Tekan tombol Admin yang paling atas (Apache) pada XAMPP Control Panel,
dan otomatis browser Anda akan membuka halaman ini:
7. Pilih bahasa, dan selamat, instalasi XAMPP Anda sukses:
Anda bisa merayakan kemenangan kecil ini dengan minum coklat hangat atau sarsaparila kukus
Kalo sudah, mari kita pergi ke bagian kedua dari tiga tulisan tentang Offline Editing.
*Thanks to Platypus from Lokomobila.org for allowing me to use the beautiful XAMPP – Apache – php – MySql logo on the header of this post.
Lagu Unfaithful ini bukan Rihanna sendiri yang bikin, tapi kemampuannya untuk mencerna dan menyampaikan pesan hebat.
Ceritanya tentang cewek urban (?) yang masih jalan sama cowok(-cowok) lain meski dia sudah punya “more than a man”.
Hanya dalam satu lagu Dik Riri harus memerankan tokoh “nggak pake perasaan” dan “dengan perasaan” sekaligus. Denger betapa dia tampak lembut dan tersentuh dengan ketersiksaan cowoknya di verse, lalu terkesan “suka main-main” di bagian prechorus (bagian yang dimulai dengan kalimat “And/cause I know that he knows” dan diakhiri dengan ekspresi “super main-main” di kalimat “I can see him dying”) yang akhirnya membawa kita ke chorus yang sangat-sangat menyentuh (c’mon everybody, sing it..):
I don’t wanna do this anymore
I don’t wanna be the reason why
Everytime I walk out the door
I see him die a little more inside
I don’t wanna hurt him anymore
I don’t wanna take away his life
I don’t wanna be…
A murderer.
Ini adalah salah satu contoh lagu dimana perkawinan antara lagu dan liriknya sangat kuat. Mengacu pada istilah yang digunakan Jai Josefs dalam bukunya “Writing Music for Hit Songs“, hal semacam ini disebut prosody.