Musik Gratis. Titik.
21 Nov 2007 15 Comments
Category: Music 2.0

Setelah Prince merilis free album yang bikin retailer sewot, lalu Radiohead membebaskan pembeli untuk menentukan harga beli (termasuk nilai nol), sekarang Trent Reznor dan Saul Williams juga merilis album gratis. Artinya apa ini?
Bagi kita sebagai penikmat musik tentu ini adalah kabar bagus, beban rasa bersalah karena telah menjadi pelaku kejahatan pembajakan (wih, serem) pasti sedikit terangkat sekarang sebab kalangan musisipun ada yang mulai merubah haluan dan mendistribusikan album mereka dengan gratis.
Tapi apa artinya ini untuk anak band? Barusan aja ada mimpi indah untuk go-international via CD Baby, iTunes dan outlet-outlet lain, sekarang tiba-tiba ada naga-naga begini. Apa sih mau dunia?
Ok, kita jawab pertanyaan ini dulu; seberapa sering kita masih membeli CD atau kaset original?
Itu dia. Maka saya rasa musisi yang ingin menjual karyanya perlu sedikit menggeser arah anak panah. Misalnya menjualnya sebagai ring back tone (saya lihat di i-ring ada slot untuk indie, saya belum coba tapi ini pertanda bagus), atau yakinkan media-media untuk licensing lagu kita, dan tentu memperbanyak frekuensi live performance.
Masih banyak peluang lain yang akan terbuka didepan, tapi jualan CD atau mp3 saya rasa bukan lagi pilihan yang menarik. Seperti pendapat Nico Ramon dari Wicked Whammy, saya lebih setuju untuk menggunakan lagu sebagai alat promosi dan tidak untuk mendatangkan uang secara langsung.
Mimpi untuk go-international masih bisa terus diperjuangkan, hanya saja caranya tidak seperti yang kita rencanakan sebelumnya. Setuju?
15 Comments (+add yours?)
Leave a Reply
RSS


Nov 28, 2007 @ 18:47:31
setuju, karena gw tau detail tentang scheme nya (versi Thebije). Sebenernya ada banyak versi lain yang bisa dibikin tergantung masing2 managementnya, cuma gambaran tentang itu belum pernah ada yang detail menjabarkan di Indonesia khususnya… Coba mas, tolong di jelaskan salah satunya…
tentang media promosi aja seperti yang mas tulis di sini, mungkin visitor web masih bertanya-tanya… Bener ga?
Nov 29, 2007 @ 13:47:50
Project gw yang lain, Silly Red Wig, salah satu lagunya (I Like It Like That) pernah dapet tawaran untuk dijadiin ilustrasi musik di sebuah website. Nilainya nggak luar biasa, bukan nilai yang akan membuat kita mampu beli pulau
. Tapi ini peluang bagus sebab sejauh kita bisa keep ini untuk nggak exclusive, kita bisa kasih license ke pihak lain bahkan dengan lagu yang sama sekalipun. Gw akan explore tentang hal ini lebih dalam lagi kedepannya, ntar gw post deh.
Dec 01, 2007 @ 17:33:22
yup…sebenernya menggratiskan lagu itu bisa dianggap sebagai promosi gratis.
tetapi itu untuk artist yg sdh punya nama, mereka otomatis mendapatkan uang dr manggung dan rbt yg laris..bagaimana dgn artist baru, tetap tdk bs berharap dgn promosi model gini. tetep harus dicari formula baru untuk menyiasati keadaan begini.
btw salam kenal ya..
Dec 03, 2007 @ 02:08:17
Mas Ekowanz, terimakasih sudah mampir kesini, salam kenal kembali.
Ya, saya setuju dengan pencarian formula baru itu. Sebab promosi hanya dengan mengandalkan penggratisan lagu secara online saja sekarang ini tentu belum cukup. Tetap harus ada gerakan “offline” yang kuat sebagai “babat alas”-nya.
Salah satunya mungkin secara bersamaan kita sebar lagu-lagu kita ke sebanyak mungkin radio yang memiliki slot acara indie, lalu hopefully dapat tanggapan bagus dari sana. Dari situ kita bisa mulai bergerak untuk penggandaan CD massal sebab sudah ada “demand pasar”.
Anda ada ide lain?
Dec 18, 2007 @ 12:06:24
Cuman mau nambahin Om, First kita bikin lagu ini tujuannya tuk apa? Cari uang, kretifitas, cari ngetop.. Karena menurut saya itu semua proses dan butuh perjuangan bro…Mungkin dalam hal ini promosi gratis itu juga sebagian dari perjuangan ya ga om… ingat pepatah ndeso mengatakan
No pain no gain…
Dec 19, 2007 @ 16:48:26
Dear the_beonic,
emang ga munafik… orang perlu uang, tapi kalo tujuan utama “bikin lagu untuk cari uang and ngetop”, aduuh… sumpah jablay banget! mending kalo mau cari uang and ngetop ga usah bikin lagu, foto bugil aja sekalian, pasti banyak uang n ngetop…
bikin lagu untuk expresi-in diri …Ok, untuk menyampaikan pesan….Ok, untuk nunjukin siapa diri lo lewat lagu…Ok, uang n ngetop… itu bukan dari bikin lagu, tapi jalan Tuhan…
Banyak orang2 yg bikin lagu bagus ga ngetop2 atau kaya2 amat. Banyak juga lagu yang ngetop n laku tapi ga bagus2 amat…
Percaya deh, Trust your ear… and heart.
Liberate MUSIC !!
Dec 21, 2007 @ 16:31:51
Dear Natte…
Itulah yang ingin beonic sampaikan dear natte sayank.. baca dong comment nya dari atas mpe kebawah… comment itu mrpkan respon dr mr ekowazs yang menanyakan kapan kita dapet duit klo musik kt aja digratisin…
so dear natte do you underr stan..
Dec 22, 2007 @ 12:21:20
mungkin dgn adanya album gratis sesekali waktu isa lebih meningkatkan penggemar yg akhirnya isa juga promosi ‘n akhirnya isa dongkrak penghasilan. Tp menurut aku..promosi lagu itu lebih penting, krn pd lagu itu si pencipta dan si penyanyi ketahuan kapasitas bakatnya..jadi kupikir lagu/karya cipta yg bermutu itu nilainya tinggi. Bisa ngetop ato ga itu tergantung dari cara si artis menyesuaikan diri dgn keadaan serta mampu menempatkan dirinya dgn baik di mata pononton/pendengar agar mampu menarik perhatian masyarakat dr segi positif, so tambah/berkurangnya penggemar sangat mampu mempengaruhi hasil
yang didapat… yah..itu sih menurutku..
Dec 22, 2007 @ 12:29:55
kl dr comment yg kubaca diatas, manusia harus punya pikiran positif…musik itu isa
untuk cari uang dan populer, asal hasil karya nya isa dianggap bermutu..so, foto bugil itu bukan cara yg isa dibanggakan untuk dpt duit ‘n populer. Ga usah munafik…banyak band ‘n penyanyi bermunculan yg mengejar kontrak dgn major label, itu pasti yg dicari duit ‘n populer!!
Dec 23, 2007 @ 12:24:24
@ The_Beonic: Ya, dan kata perjuangan itu sekarang semakin seru sebab gelombang untuk mencari format baru dalam distribusi musik mulai membesar. Kita bisa saja menunggu sampai seseorang menemukan cara baru, tapi aku pilih ikut nyebur di hingar bingarnya pesta pencarian ini
Dec 23, 2007 @ 12:33:42
@ Natte: Wow, perumpamaan lo nakal banget. Kok foto bugil sih? Hehe.. jadi h**ny hihi..
Pokoknya trust your ear… and heart!
Jan 19, 2008 @ 04:58:56
@ Akanna: Saya setuju dengan pendapat Anda.
Saya menggratiskan lagu dan menggunakannya sebagai media promosi.
Ujungnya memang uang, tapi saya tidak mengambilnya langsung dari pendengar. Dari banyaknya pendengar saya harap akhirnya saya akan mampu meyakinkan sponsor untuk melakukan penggandaan CD untuk album saya, dari sinilah keuntungan itu saya dapatkan.
Ini keadaan yang win-win-win solution; pendengar mendapatkannya dengan gratis, saya mendapat keuntungan, dan sponsor mendapatkan space untuk naroh iklannya. Seperti layanan Google, Yahoo, MySpace, Friendster.. Anda lanjutkan daftarnya
Jan 23, 2008 @ 10:54:17
golek jeneng sek opo jenang sek…????
Feb 03, 2008 @ 21:56:17
Dear the_beonic,

under stan… clarify nih: gw ga maksud judge atau blame siapa pun, cuma ngelengkapin comment yang di atas2 aja..
ekowanz juga, n yg lain juga, sekalian kenalan deh…
Inti nya, di Thebije ini, gw mau ngelengkapin “suara hati” para musisi Indonesia, bisa jadi aja mereka yang akhirnya ngikutin para “major label” itu karena “hal-hal tertentu” yang mungkin udah bukan rahasia umum lagi..
Point nya, musik yang jujur. Itu aja, jujur ber-musik, nanti sisanya serahkan saja pada yang Mengatur.. buat si musisi nya pasti lebih puas, kaya kata Sting “music is it’s own reward” …
Yang ini pasti setuju dong?
Mas Bije… no HP baru dong??? susah banget hub-nya…
Natte
Feb 04, 2008 @ 17:24:13
Thanks udah clarify Nat. Nomor gue yang baru di bagian kiri atas website ini.