Musik Gratis. Titik.

No Really. It

Setelah Prince merilis free album yang bikin retailer sewot, lalu Radiohead membebaskan pembeli untuk menentukan harga beli (termasuk nilai nol), sekarang Trent Reznor dan Saul Williams juga merilis album gratis. Artinya apa ini?

Bagi kita sebagai penikmat musik tentu ini adalah kabar bagus, beban rasa bersalah karena telah menjadi pelaku kejahatan pembajakan (wih, serem) pasti sedikit terangkat sekarang sebab kalangan musisipun ada yang mulai merubah haluan dan mendistribusikan album mereka dengan gratis.

Tapi apa artinya ini untuk anak band? Barusan aja ada mimpi indah untuk go-international via CD Baby, iTunes dan outlet-outlet lain, sekarang tiba-tiba ada naga-naga begini. Apa sih mau dunia?

Ok, kita jawab pertanyaan ini dulu; seberapa sering kita masih membeli CD atau kaset original?
Itu dia. Maka saya rasa musisi yang ingin menjual karyanya perlu sedikit menggeser arah anak panah. Misalnya menjualnya sebagai ring back tone (saya lihat di i-ring ada slot untuk indie, saya belum coba tapi ini pertanda bagus), atau yakinkan media-media untuk licensing lagu kita, dan tentu memperbanyak frekuensi live performance.

Masih banyak peluang lain yang akan terbuka didepan, tapi jualan CD atau mp3 saya rasa bukan lagi pilihan yang menarik. Seperti pendapat Nico Ramon dari Wicked Whammy, saya lebih setuju untuk menggunakan lagu sebagai alat promosi dan tidak untuk mendatangkan uang secara langsung.

Mimpi untuk go-international masih bisa terus diperjuangkan, hanya saja caranya tidak seperti yang kita rencanakan sebelumnya. Setuju?

15 Responses to “Musik Gratis. Titik.”

  1. tomyzero says:

    golek jeneng sek opo jenang sek…????

  2. Natte says:

    Dear the_beonic,
    under stan… clarify nih: gw ga maksud judge atau blame siapa pun, cuma ngelengkapin comment yang di atas2 aja..
    ekowanz juga, n yg lain juga, sekalian kenalan deh…
    Inti nya, di Thebije ini, gw mau ngelengkapin “suara hati” para musisi Indonesia, bisa jadi aja mereka yang akhirnya ngikutin para “major label” itu karena “hal-hal tertentu” yang mungkin udah bukan rahasia umum lagi..
    Point nya, musik yang jujur. Itu aja, jujur ber-musik, nanti sisanya serahkan saja pada yang Mengatur.. buat si musisi nya pasti lebih puas, kaya kata Sting “music is it’s own reward” …
    Yang ini pasti setuju dong?
    ;)
    Mas Bije… no HP baru dong??? susah banget hub-nya…

    Natte

  3. Bije says:

    Thanks udah clarify Nat. Nomor gue yang baru di bagian kiri atas website ini.

Leave a Reply

:-)) :-) :-D (LOL) :-P (woot) ;-) :-o X-( :-( :-& (angry) (annoyed) (bye) B-) (cozy) (sick) (: (goodluck) (griltongue) (mmm) (hungry) (music) (tears) (tongue) (unsure) (highfive) (dance) (doh) (brokenheart) (drinking) (girlkiss) (rofl) (money) (rock) (nottalking) (party) (sleeping) (thinking) (bringit) (worship) (applause) 8-) (gym) (heart) (devil) (lmao) (banana_cool) (banana_rock) (evil_grin) (headspin) (heart_beat) (ninja) (haha) (evilsmirk) (bigeyes) (funkydance) (idiot) (lonely) (scenic) (hassle) (panic) (okok) (yahoo)